MENGEMBANGKAN MANAJEMEN MEDIA PEMBELAJARAN

Diantara tugas guru tersebut adalah sebagai desainer pembelajaran dalam kata lain mampu merancang sebuah pembelajaran yang baik dan termasuk didalamnya merancang media pembelajaran. Sebaik-baiknya media yang digunakan dalam pembelajaran adalah memiliki tingkat relevansi dengan tujuan, materi dan karakteristik siswa. Dilihat dari wewenang dan interaksinya dalam pembelajaran, guru adalah orang yang paling menguasai materi, mengetahui tujuan apa yang mesti di buat dan mengenali betul kebutuhan siswanya. Dengan demikian, alangkah baiknya kalau media juga dibuat oleh guru, karena guru yang mengetahui secara pasti kebutuhan untuk pembelajarannya, termasuk permasalahan-permasalahan yang dihadapi siswa pada materi yang diajarkannya. Disinilah peran guru sebagai creator yaitu menciptakan media yang tepat, efisien dan menyenangkan bagi siswa.

B. Mengembangkan Manajemen Media Pembelajaran

1. Pengembangan.

               Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia pengembangan diartikan membuka lebar-lebar, membentangkan, menjadikan maju atau sempurna (Balai pustaka, 1989:414) jadi pengembangan adalah suatu perilaku untuk menjadikan sesuatu ke arah yang lebih baik.

Menurut Barbara dan Rita C (1994: 39) Pengembangan adalah proses penterjemahan spesifikasi desain ke dalam bentuk fisik. Kawasan pegembangan mencakup banyak variasi teknologi yang digunakan dalam pembelajaran. Meskipun demikian, tidak berarti teori dan praktek yang berhubungan dengan belajar dan desain. Tidak pula kawasan tersebut berfungsi bebas dari penilaian, Pengelolaan atau pemanfaatan melainkan timbul karena dorongan fungsi dan desain dan harus tanggap terdapat tuntutan formatif dan praktik pemanfaatan serta kebutuhan pengelolaan. Kawasaan tidak hanya terdiri dari perangkat keras pembelajaran, melainkan juga perangkat lunaknya, bahan-bahan visual dan audio, serta program atau paket yang merupakan paduan berbagai bagian.

Di dalam kawasan pengembangan terdapat keterkaitan yang kompleks antara teknologi dan teori yang mendorong baik desain pesan maupun strategi pembelajaran. Pada dasarnya kawasan pengembangan dapat di jelaskan dengan adanya:

  1. Pesan yang didorong oleh isi.
  2. Strategi pembelajaran yang di dorong oleh teori.
  3. Manifestasi fisik dari teknologi perangkat keras, perangkat lunak dan bahan pembelajaran.

Kawasan pengembangan dapat diorganisasikan dalam empat kategori: teknologi cetak (yang menyediakan landasan untuk kategori yang lain), teknologi audio visual, teknologi berbasis komputer, dan teknologi terpadu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.